Sudah hampir memasuki tahun ke 8, SBY menjadi Presiden Indonesia. Tapi selama ini, selama 7.5 tahun lebih, apa yang telah dicapai oleh administrasi Presiden SBY I dan II?
Saya ada rencana mengujungi Indonesia, mudah-mudahan atau kira-kira disekitar bulan February atau March, 2012.
Ada cukup banyak undangan meeting yang saya terima selama ini, baik itu permintaan one-on-one meeting maupun secara kelompok oleh LSM/NGO’s, yang ingin saya hadiri.
Karena banyaknya undangan dan mayoritas adalah soal politik, saya mengajukan proposal TERBUKA dan undangan TERBUKA bagi anda semua, untuk kita berkumpul melakukan dialog massal, dan saya akan gabungkan mereka yang telah mengajak dan mengudang saya berdialog/debat (dari beberapa orang, LSM, partai politik, anggota DPR, CAPRES, pakar, akademisi dan political observers) dalam satu tempat.
Biar ramai, massive dan kita habiskan 1 hari penuh untuk meeting dari pagi sampai malam kalau perlu, untuk memperdebatkan hal-hal yang urgent bin kritis yang kini dihadapi bangsa dan negara, guna mencari solusi to break down the barriers, smashing status quo, and challenging nonsense policies yang telah dilakukan selama 7.5 tahun, tanpa hasil yang nyata. Juga, agar 2 tahun kedepan, TIDAK disia-siakan, tidak dipakai untuk pencitraan dan ngibulin rakyat saja!
Bahwa perubahan di “era reformasi” tidak cukup hanya dengan mengganti Presiden-nya saja dan semua akan berjalan mulus. Sementara itu, roda dan mesin pemerintahan peninggalan ORDE-BARU masih utuh, masih kuat, masih dominant yang ditopang oleh UU dan peraturan pemerintah yang tyrant bin undemocratic.
UU, Peraturan Pemerintah, Peraturan President dan system pemerintahan yang ada dari peninggalan regime ORDE-BARU, telah menciptakan BARIER-BARRIER yang mengkerdilkan, menghapus dan merampok HAK, WEWENANG dan KEDAULATAN TERTINGGI rakyat.
*
*
“BREAKING DOWN THE BARRIERS”
Saya ingin kita membahas dan memperdebatkan issue-issue dibawah ini:
1). Utang Indonesia vs. Kebijaksanaan Presiden SBY dan Menkeu selama 7.5 tahun
2). Pemborosan Pemerintah Pusat
3). Melemahnya kurs Rupiah selama 35 tahun vs. Kebijakan BI dan MENKEU
4). Sistem Demokrasi, Demokrasi Pancasila, Demokrasi di USA, pemerintahan Non-Demokrasi lainya termasuk sistem Khilafaship (Caliph) dan juga akan membahas prinsip-prinsip Demokrasi, sistem ketatanegraan dalam pemerintahan Demokrasi, PEMILU, CAPRES, CALEG dan PILKADA. Last but least, tentunya juga soal Money Politic.
5). Menggugat UU 42 tahun 2008 yang berbau TYRANT dan undemocratic.
Bila ada waktu lebih, kita bisa membahas masalah-masalah lain yang tidak kalah pentingnya seperti KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotism), fungsi MPR/DPR/DPD serta aturan-aturan Parliament (Parliamentary Proceeding) yang masih banyak lubang tikusnya.
Atau mungkin hal-hal ringan lainya seperti, apa dan bagaimana hidup di USA? Apa dan bagaimana MENJADI PEJABAT PUBLIC di USA, aturan-aturan apa yang harus diikuti sebagai pejabat public di USA dan bagaimana pengimplementasian-nya dilapangan?
Banyak orang Indonesia yang lulusan akademisi dari USA, tapi TIDAK banyak yang pernah menjadi pejabat public official di USA.
Saya akan senang hati akan volunteer dan sharing my personal experiences menjadi mantan anggota City Council di kota kceil, dinegara bagian California dan sebagai Member Board of Director dari badan Project Area Commitee atau Redevelopment Agency di tingkat lokal/daerah.
Pengalaman itu akan sangat menarik untuk dijadikan bahan study banding (study comparison) dengan aturan-aturan bagi pejabat negara, wakil rakyat atau pegawai negeri sipil di Indonesia.
Mungkin juga kalau ada waktu lebih, saya ingin menyinggung partai baru kami, Partai Masa Depan Indonesia Mandiri (PARMADIM), apa, siapa dan bagaimana wajah, misi dan cita-cita PARMADIM? Apa yang membedakan PARMADIM dengan partai-partai lain di Indonesia?
*
Tak lupa, tentunya kamim ingin membahas 5 tuntutan perubahan ekonomi, sosial dan politik kepada pemerintah dan DPR, yang telah kami publikasikan selama ini. Dibawah ini adalah link dari 5 tuntutan itu:
*
http://parmadim.com/2011/07/08/bangsa-indonesia-bangkit-dan-tuntutlah/
*
Namun demikian, saya terbuka untuk membahas issue lain yang kalian anggap sangat sangat penting dari yang penting! Saya terbuka untuk memperdebatkan apa saja, selama hal itu dianggap penting dan yang meresahkan rakyat Indonesia saat ini.
Dalam kesempatan ini, saya juga akan mengudang dan mengajak pembicara lain seperti, diantaranya adalah sbb:
1). Bung Hendarmin Ranadireksa; Chairman Forum Indonesia Sejahtera (FIS) untuk menjelaskan, mempresentasikan dan memperdebatkan konsep VISI BANGSA.
2). Dan juga kepada Bung Berlian Siagian untuk menjelaskan, mempresentasikan dan memperdebatkan “TAX ALLOCATION”-nya kepada publik atau issue lain seperti “Kembalikan Kedaulatan Kepada Rakyat”.
3). Wakil dari NGO’s, CAPRES 2014, anggota DPR, wakil dari Partai Politik, atau individual lain.
Untuk issue nomer #1, (utang Indonesia):
Saya akan mencoba mengajak, mengundang dan mendatangkan, ketua dan wakil ketua atau representative dari INFID (International NGO Forum on Indonesian Development) yang sudah bergelut dengan masalah utang Indonesia ini puluhan tahun, dari regime Orde -Baru hingga kini. Dari sini, kita akan bisa berdialog dan mendapatkan data yang sangat up to date dan comprehensive tentang issue utang Indonesia yang massive ini.
Juga harapan saya, semoga saya bisa berhasil mengudang dan mengajak beberapa anggota DPR, mantan CAPRES-2009 dan CAPRES 2014, akademisi, politisi dan pejabat negara aktif untuk mau mendengar dan ikut aktif berdebat dalam mencari pemecahan untuk mendobrak barriers, status quo dan kebijakan nonsense yang kita l;ihat selama 7.5 tahun ini.
Tapi saya perlu volunteers dan bantuan logistik.
Saya perlu bantuan untuk mencari lokasi, tempat meeting yang tidak berisik, cukup besar untuk menampung antara 200 sampai 500 orang, dan sound system (PA system) dengan paling tidak 3 atau 4 microphones, untuk bisa dipakai untuk berinteraksi langsung, tanya jawab antara presenter dan penanya. Syukur kalau ada internet ekses dan projector. Anda cukup mengirim email kepada kami dan alamat email kami ada di paling bawah.
Pertemuan ini akan dilakukan sesederhana mungkin, tidak formil dengan model TOWN HALL MEETING, dimana ada presenter yang dikerubungi oleh participant atau publik!
Meeting akan dimulai jam 8.30 AM sampai 12:30 PM (Break lunch dan buat sembahyang Luhur dan Azhar digabung) dan kembali meeting lagi mulai jam 2:00 PM, hingga jam 5:30 PM. (Break buat Maghrib dan Isak digabung dan makan malam).
I am on vacation and on a mission. So I am up for it to stay up late for the shake of getting results!!!
Saya percaya, topic diatas akan sangat MENARIK, complex dan perplexing. Dan karena ada beberapa presenters, mungkin 8 jam meeting TIDAK akan cukup. Jika dibutuhkan waktu tambahan, meeting bisa diperpanjang, mulai jam 8:00 PM sampai 10:00 atau 11:00 Malam, entah ditempat yang sama atau di tempat yang lain. Hal ini bisa diputuskan sesuai kebutuhan!
What are the steps to be taken? (Langkah-langkah apa yang perlu kita ambil?)
*
1). Bahwa kami secara terbuka telah mengajukan 5 tuntutan kepada pemerintah dan DPR secara tertulis.
2). Bahkan kami juga sudah memberi penjelasan langkah-langkah minimal yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi tuntutan kami.
3). Melihat dari kiprah pejabat tinggi negara dan wakil rakyat di ERA REFORMASI ini, rasanya sulit dipercaya bahwa mereka akan betul-betul mau berpikir dan memenuhi tuntutan kami. Karena itu, kami telah merencanakan langkah-langkah berikutnya bila pemerintah dan DPR tidak mengubris tuntutan kami.
4).
*
Karena itu, marilah kita berdialog dan berdebat, mulai hari ini hingga tanggal 5 Juni, 2012. Kami menunggu tanggapan anda semua.
Selamat berjuang kawan!
Salam
Chairman/PARMADIM
www.futureindonesia.com
Catatan:

Recent Comments